Lasem dan Kisah Tiga Kelenteng Tua

Cuplikan tulisan M.Herwiratno: Lasem, Antara Jawa dan Cina.

Kontributor Jakarta

Femina, Januari 2007

 

Layaknya daerah pecinan, disini akan ditemukan 3 kelenteng, tidak hanya 1 seperti di pecinan lain.  Istimewanya, kelenteng-kelenteng ini memiliki keunikan dan sejarah masing-masing yang sulit dijumpai di daerah lain di Indonesia.

 

Kelenteng Cu An Kiong di Jalan Dasun, misalnya, yang diperkirakan dibangun pada abad ke-16, merupakan kelenteng tertua di Lasem.  Dewi Laut Thian Siang Seng Bo sebagai dewi pelindung para perantau dari bahaya di lautan ditempatkan di altar utama.  Karena awalnya, masyarakat Cina Lasem memang kaum pedagang peratauan yang kemudian menetap.

 

klenteng-cu-an-kiong

 

Tapi, yang paling menarik dari kelenteng ini adalah ornamen ukiran kuno dalam bentuk dan warna yang sangat indah.  Ornamen yang menghiasi atap bagian dalam kelenteng mengandung berbagai kisah dari filosofi Cina, serta melambangkan berbagai harapan.  Misalnya, bunga empat musim melambangkan harapan akan kedamaian, gajah melambangkan kebijaksanaan, kijang dan bangau melambangkan panjang umur.  PIhak kelenteng menyediakan papan informasi khusus yang menerangkan tentang symbol-simbol ini.

 

Dari kelenteng Cu An Kiong, saya naik andong sekitar 10 menit menuju kelenteng Gi Yong Bio yang terletatak di Jalan Babagan.  Walau bangunannya sederhana, kelenteng ini merupakan kebanggaan masyarakat Cina Lasem.  Kelenteng ini memang dibangun khusus sebagai penghormatan masyarakat Cina Lasem yang bersatu dengan masyarakat pribumi dalam melawan penjajahan Belanda tahun 1745-1752.  Pemimpin perjuangan tersebut yaitu Mayor Ui Ing Kiat dan Tan Ko Wi yang memimpin kaum Cina, dan Raden Panji Margono yang memimpin masyarakat pribumi.  Masyarakat memberi penghormatan dengan cara menempatkan arca mereka di altar khusus dalam kelenteng tersebut.

 

ajv3xjvcar6z2o6carbfrqocamom26ncaq7y8mxca0lkyshca0hdpg3cacsd1z1caz5cq6lcax54iyccayqaib6cat53bpqcar73vbqca56e0uqcaphysbaca3l7scycar1cl16cahg0xd8

 

Satu lagi kelenteng tua di di Lasem adalah Poo An Bio.  Kelenteng ini didirikan setelah tahun 1740, ketika masyarakat Cina Lasem meningkat pesat karena datangnya pengungsi Cina dari Batavia.  Akibatnya permukiman Cina meluas hingga ke daerah selatan, ke daerah Karangturi.

 

Meningkatnya komunitas Cina Lasem yang sebagian berasal dari daerah Quanzhou, provinsi Fucien atau Hokkian, membuat mereka perlu membangun sebuah kelenteng untuk memuja dewa pelindung mereka, Kong Tik Cun Ong atau Guang Ze Zun Wang.  Arca Dewa Kong Tik Cun Ong sering dibawa oleh para pedagang Cina dalam bagasi perahunya sebagai dewa pelindung para perantauan.  Kelenteng di Desa Karangturi ini kemudian diberi nama Poo An Bio atau Bao An Miao, sesuai gelar sang dewa, yaitu Bao An Zun Wang atau Raja Terhormat Pelindung Ketentraman.  Lukisan cerita klasik Cina menghiasi sekeliling tembok dalam kelenteng.  Cerita 24 anak berbakti dan cerita Sam Kok terlukis di tembok bagian kiri dan kanan kelenteng.

 

Ketiga kelenteng di Lasem tergabung dalam Yayasan Trimurti, yang mengadakan berbagai acara ritual.  Misalnya, untuk memperingati ulang tahun dewa-dewi kelenteng Lasem, mereka mengadakan ritual Gotong Tepekong.  Ritual ini dilaksanakan dengan menaikkan arca dewa-dewi ke atas tandu, lalu diarak keliling kota.  Tujuannya, agar para dewa-dewi tersebut memberkahi penduduk dengan rezeki dan juga menolak bala, demi keselamatan dan kesehatan penduduk di daerah tersebut.

 

Upacara ritual lainnya adalah Sedekah Laut.  Ritual ini dilaksanakan dengan menaikkan dewi laut Thian Shang Sheng Mu ke perahu nelayan dan kemudian mengarak keliling Pantai Laut Lasem.  Ritual ini dilaksanakan agar dewi laut memberkati keselamatan para nelayan dan penduduk Pantai Lasem agar terhindar dari bahaya laut, khususnya bencana tsunami.

 

tian-shang-sheng-mu

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: